Terima kasih atas masukan Anda
Anda baru saja menambahkan produk ini ke daftar keinginan.
Anda baru saja menghapus produk ini dari daftar keinginan.
Anda tidak dapat menambahkan produk lagi ke daftar keinginan
Are you sure you want to clear your wishlist?
Continue
Anda hanya dapat membandingkan produk dari kategori yang sama.
Anda baru saja menambahkan satu item untuk dibandingkan! Ayo lanjutkan!
Anda baru saja menghapus satu item untuk dibandingkan! Ayo lanjutkan!
Daftar perbandingan penuh!
Anda hanya menambahkan 1 produk. Tambahkan produk lain untuk membandingkannya
Cara Merawat Tabung Mesin Cuci Agar Tidak Menjadi Sarang Bakteri!
Cara Merawat Tabung Mesin Cuci Agar Tidak Menjadi Sarang Bakteri!

bacaan 1m

Cara Merawat Tabung Mesin Cuci Agar Tidak Menjadi Sarang Bakteri!

BekoLaundryAquaTechLifestyle1920
blog

Mesin cuci adalah salah satu perangkat rumah tangga yang digunakan hampir setiap hari. Terutama di masa-masa seperti ini, menjaga kebersihan pakaian sangatlah penting agar kita terlindung dari virus dan bakteri berbahaya. Meskipun tugasnya mesin cuci adalah mencuci dan membersihkan pakaian tidak berarti perangkat tersebut tidak perlu dibersihkan juga loh. Mesin cuci yang kotor dan tidak terawat dapat menimbulkan bakteri-bakteri seperti E.Coli dan Salmonela yang berbahaya bagi tubuh.

 

Sebaiknya membersihkan mesin cuci sebaiknya dilakukan minimal 2x dalam sebulan terutama jika mesin cuci sering digunakan dengan kapasitas maksimum. Nah buat kalian yang masih bingung mengenai perawatan mesin cuci simak tips dari Beko Indonesia berikut:

    1. Cuci tabung bagian dalam mesin cuci

    Setelah mencuci berbagai jenis pakaian kotor, tak jarang virus dan bakteri justru tertinggal di tabung mesin cuci. Karenanya, kebersihan bagian tabung mesin cuci perlu     diperhatikan dengan seksama. Fitur Drum Clean yang terdapat pada mesin cuci front load Beko, membantu membersihkan serta membunuh kuman, bakteri dan virus yang kerap     tertinggal pada tabung mesin cuci dengan mudah.
    2. Bersihkan laci detergen dan filter mesin cuci secara teratur

    Sisa-sisa detergen terkadang masih suka tertinggal di laci penyimpanan. Sedangkan bagian filter, sering tersumbat oleh serat kain yang menempel. Jika dibiarkan, bakteri dapat     berkembang biak dan kinerja mesin cuci pun ikut terhambat. Untuk membersihkan bagian ini, lepaskan laci tempat penyimpanan detergen dan filter mesin cuci, kemudian sikat     dengan menggunakan sikat gigi bekas untuk menghilangkan sisa detergen dan serat kain, lalu bilas dan keringkan.

    3. Pastikan pembuangan air tidak tersumbat.

              

    Menjaga pembuangan air tidak tersumbat, berarti membantu mesin cuci agar dapat bekerja secara optimal. Bagi pemilik hewan peliharaan, kadang bulu bulu hewan menempel     pada pakaian dan tertinggal di tabung mesin cuci. Bulu hewan peliharaan dapat membuat saluran pembuangan mesin cuci tersumbat dan dapat menghambat kinerja mesin cuci.

    4. Hindari peletakkan mesin cuci di tempat yang lembab seperti kamar mandi.

 

    Banyak sekali kesalahan yang dilakukan saat menaruh mesin cuci. Mesin cuci seharusnya tidak diletakkan di tempat lembap. Karena selain dapat merusak komponen mesin cuci     sehingga menyebabkan karat, area yang lembap juga menjadi tempat berkembangbiaknya berbagai bakteri serta kuman penyebab penyakit.

 

 

    5. Bersihkan karet pada bagian pintu mesin cuci.

 

    Karet pada bagian pintu mesin cuci juga harus rutin di lap atau dikeringkan setelah pemakaian mesin cuci. Jika tidak dibersihkan, area ini sangat rentan muncul jamur dan     menyebabkan bau tidak sedap. Selain itu bersihkan juga bagian luar mesin cuci. Bagian luar mesin cuci pun harus rajin kita bersihkan agar tidak kotor dan berdebu. Perhatikan juga     kain yang digunakan. Hindari penggunaan kain basah karena dapat membuat mesin cuci konslet.

 

 

Selain langkah perawatan yang tepat, kualitas kebersihan mencuci juga dapat ditingkatkan dengan dukungan teknologi yang terdapat pada perangkat mesin cuci. Teknologi Hygiene+ dengan sertifikasi Badan Allergy UK pada mesin cuci Beko, mampu menghilangkan 99.9% faktor alergi pada pencucian serta membantu memastikan pakaian bebas bakteri, dalam waktu yang lebih singkat.

 

Bukan hanya membantu menghilangkan bakteri, teknologi uap panas pada fitur SteamTherapy dan SteamCure juga mampu mengurangi kerutan pada pakaian sehingga dapat menghemat waktu pada saat menyetrika pakaian. Tidak perlu khawatir akan penggunaan listrik yang tinggi, ketika menggunakan fitur anti bakteri yang memanfaatkan air panas, karena mesin cuci front load Beko memiliki Energy Efficiency Class dengan rating A+++ yang mampu menghemat penggunaan energi dan air saat proses mencuci.

 

Mudah bukan cara merawat dan membersihkan mesin cuci! Jangan lupa untuk melakukannya dengan rutin agar mesin cuci Anda bebas bakteri dan dapat mencuci pakaian Anda dengan optimal.